NAMA : NOVA FARHAN SEPTIANI
NPM : 25210041
KELAS : 4EB09
PT Pudjiadi Prestige
merupakan perusahaan yang bergerak dibidang bisnis
property dan real estat nasional. Untuk menggambarkan keadaan keuangan
perusahaannya maka dibutuhkan laporan keuangan perusahaan. Dalam laporan
keuangan perlu adanya keputusan persyaratan standar akuntansi keuangan. Adapun
tujuan penerapan dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yaitu untuk
memberikan informasi yang relevan bagi pengguna laporan keuangan. Dalam topik
ini, saya akan membahas mengenai penerapan PSAK Revisi No. 16, 46, 50, 55 dan
60 pada laporan keuangan PT Pudjiadi Prestige, Tbk tahun 2011 yang akan disajikan
pada laporan keuangan pada tahun yang bersangkutan dengan tahun 2011 yang akan
disajikan pada tahun yang akan datang (2012).
Efektif tanggal 1 Januari 2012 Penerapan PSAK No. 16 (revisi
2011) mengenai aset tetap memiliki dampak yang signifikan terhadap laporan
keuangan perusahaan. Pada aset tetap biaya pemeliharaan dan perbaikan juga
sudah sesuai dengan PSAK. Tidak adanya perbedaan antara tahun 2011 yang sedang
berjalan dengan tahun 2011 yang disajikan di masa yang akan datang. Namun, apabila
tanah disusutkan maka dampak yang akan terjadi yaitu terjadi selisih biaya
akumulasi penyusutan. Terjadinya hal tersebut dapat mempengaruhi besarnya aset
tetap terhadap laporan keuangan perusahaan.
Efektif
tanggal 1 Januari 2012 Adanya penerapan PSAK No. 46 (revisi 2010) tentang pajak
penghasilan yang dampaknya dapat berpengaruh terhadap laporan keuangan. Dilihat
dari laba kena pajak bahwa dihitung berdasarkan ketentuan perpajakan yang
berlaku di Indonesia. Ini sudah sesuai dengan PSAK No. 46 (revisi 2010).
Kemudian perbedaan
temporer adalah perbedaan antara jumlah tercatat aset atau
liabilitas pada posisi keuangan dengan dasar pengenaan pajaknya. Perbedaan
temporer pada tahun berjalan ini akan terpulihkan di tahun-tahun yang akan
datang sehingga perlu disajikan dalam laporan keuangan. Apabila di tahun yang
akan datang tidak disajikan besarnya pajak pada neraca dan laba rugi maka
laporan keuangan bisa saja menyesatkan pembacanya. Karena bisa saja perusahaan
membayar besaran pajak yang kecil sedangkan potensi hutang pajaknya besar di
masa yang akan datang atau sebaliknya. Akan tetapi, PT Pudjiadi Prestige
menyajikan pajak tangguhan di tahun yang akan datang.
Efektif tanggal 1 Januari 2012, Perusahaan
menerapkan PSAK 50 (Revisi 2010) mengenai Instrumen Keuangan: Penyajian, PSAK
55 (Revisi 2011) mengenai Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran dan PSAK
60 mengenai Instrumen Keuangan: Pengungkapan. Secara keseluruhan dampak PSAK
tersebut berpengaruh terhadap laporan keuangan karena pada laporan keuangan
sangat diperlukan instrumen keuangan tersebut. Dimana diharapkan adanya
instrumen keuangan dapet dimengerti oleh para pengguna laporan keuangan. Perusahaan
mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar yang
mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Perubahan nilai wajar aset dan
liabilitas keuangan tersebut yang dapat mempengaruhi secara
langung laba atau rugi perusahaan. Oleh karena itu PSAK tersebut sangat
berpengaruh terhadap laporan keuangan perusahaan.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar