Sabtu, 22 Maret 2014

PT. PUDJIADI PRESTIGE Tbk.



NAMA           : NOVA FARHAN SEPTIANI
NPM               : 25210041
KELAS          : 4EB09


PT. PUDJIADI PRESTIGE Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang bisnis property dan real estat nasional. Perusahaan ini didirikan berdasarkan Akta Notaris Miryam Magdalena Indriani Wiardi, SH No. 21 tanggal 11 September 1980 dan disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/156/12 tanggal 22 Januari 1983.
Dilihat dari segi perekonomian di dunia, Perekonomian di Indonesia pada tahun 2011 menunjukkan kinerja yang menggembirakan walaupun pada saat itu ada beberapa negara maju sibuk membenahi perekonomiannya karena krisis yang terjadi di Eropa. Kecemasan penurunan ekonomi global akibat lambatnya pemulihan ekonomi di Eropa dan Amerika tidak secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan pasar properti di Indonesia. Pada tahun 2012, dunia properti Indonesia mendapatkan hasil yang menggembirakan. Stabilnya kondisi keamanan dan perekonomian Indonesia mendorong berbagai sektor bisnis termasuk properti cenderung meningkat. Kondisi demografi yang bagus, kekuatan financing, transformasi gaya hidup masyarakat dan developer yang semakin pintar mengembangkan proyek proyek properti turut menyumbang kepada positifnya pertumbuhan properti di Tanah Air.
Kondisi perekonomian Indonesia yang cukup kondusif juga menyebakan derasnya perkembangan  investasi asing yang masuk, hal ini menyebabkan pasar sewa apartemen yang menjadi salah satu andalan perusahaan juga mengalami peningkatan. PT Pudjiadi Prestige merupakan salah satu perusahaan properti yang ada di Indonesia. Setiap perusahaan tidak luput dari investor yang ingin menanamkan modalnya. Banyaknya investor termasuk investor asing  yang ingin berinvestasi ke perusahaan ini dikarenakan perusahaan ini terus berusaha untuk menerapkan prinsip tata kelola yang baik dan transparan dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Prinsip ini yang membuat investor asing semakin percaya untuk berinvestasi di perusahaan ini. Kemudian dari segi kemampuan perusahaan membayar utang yaitu bahwa asset lancar perusahaan lebih besar dibandingkan dengan total liabilitas jangka pendek, itu berarti perusahaan sangat mampu untuk membayar kewajibannya. Selanjutnya tingkat kolektibilitas piutang, perseroan dan anak perseroan menelaah keadaan piutang masing masing pelanggan pada akhir tahun. Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha tersebut dapat tertagih.
Adapun visi perusahaan yaitu Menjadikan The Jayakarta Group menjadi kelompok Usaha Indonesia dengan skala global yang tumbuh secara berkesinambungan untuk memberi manfaat bagi stakeholder dengan pilar utama di sector Property, Hospitality dan Industri. Kemudian dilihat dari catatan atas laporan keuangan konsolidasian bahwa kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Itu berarti perusahaan menggunakan prinsip going concern (berkesinambungan), dimana entitas bisnis akan berlanjut operasinya selama mungkin.
Selain itu, Kantor Akuntan Publik yang digunakan yaitu Kantor Akuntan Publik dbsd&a (Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali). KAP ini telah mengaudit laporan posisi keuangan konsolidasian PT Pudjiadi Prestige, Tbk dan Entitas Anak tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 serta laporan laba-rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian adalah tanggung jawab manajemen perusahaan. Tanggung jawab KAP ini terletak pada pernyataan atas laporan keuangan konsolidasian berdasarkan audit KAP dbsd&a.
Menurut pendapatnya, laporan keuangan konsolidasian yang disebutkan diatas menyajikan secara wajar, dalam semua hal material, poisi keuangan PT Pudjiadi Prestige, Tbk dan Entitas Anak tanggal 31 Desember 2012 dan 2011, hasil usaha, perubahan ekuitas serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Dalam rangka memelihara atau meyesuaikan struktur permodalan, perusahaan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal kepada pemegang saham atau menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman.
Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola permodalannya untuk memastikan struktur modal dan pengembalian yang optimal bagi pemegang saham, dengan mempertimbangkan efesiensi penggunaan modal berdasarkan arus kas operasi dan belanja modal, serta mempertimbangkan kebutuhan modal di masa yang akan datang.
                                            


Sumber :
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar